20 ETIKA PERILAKU YANG BERLAKU DI INDONESIA

Posted: 14 Maret 2013 in Uncategorized

Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.

Berikut adalah beberapa contoh etika yang ada di Indonesia :
1.      Mencium tangan orang tua sebelum melakukan aktivitas di luar.
Perilaku seperti ini sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia. Dari kecil kita sudah di ajarkan orang tua untuk mencium tangan kepada orang yang lebih tua dari kita terutama orang tua. Seperti meminta restu agar aktivitas kita di luar berjalan lancar.
Perilaku ini sudah saya terapkan. Hampir setiap saya keluar rumah untuk beraktivitas, saya selalu mencium tangan orang tua meminta restu dan doa agar aktivitas saya berjalan lancar.
 
2.      Mengucapkan salam sebelum dan setelah masuk rumah.
Di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam, perilaku ini wajib dilakukan karena seperti yang sudah diajarkan dalam agama. Dan perilaku ini juga merupakan sopan santun.
Perilaku mengucapkan salam ini selalu saya lakukan ketika ingin keluar atau masuk rumah. Dan ketika berkunjung ke rumah orang lain saya juga tetap melakukannya.
 
3.      Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
Meminta maaf adalah perbuatan yang terpuji. Ketika kita melakukan kesalahan hendaklah kita meminta maaf, tetapi tidak jarang orang yang melakukan kesalahan tidak meminta maaf. Mereka lebih mementingkan gengsi daripada meminta maaf, padahal setiap orang pasti pernah berbuat salah dan perlu meminta maaf atas kesalahannya.
Perilaku ini sudah saya lakukan walaupun terkadang saya suka malu dan gengsi untuk meminta maaf terlebih dahulu. Tapi untuk kedepannya saya akan lebih baik lagi.
 
4.      Merokok di sembarang tempat.
Hal seperti ini sering kali terjadi, di tempat-tempat umum oang merokok sembarangan. Padahal perilaku itu mengganggu orang lain yang tidak suka dengan asap rokok. Bukannya hanya mengganggu tapi juga membahayakan jika perokok pasif menghirup asap rokok, itu sangat merugikan.
 
5.      Membuang sampah pada tempatnya.
Kurangnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya inilah yang menyebabkan sering terjadinya banjir saat musim penghujan dan lingkungan menjadi kotor. Sampah yang berserakan di jalanan, sungai dan danau yang seharusnya menjadi tempat penampungan air ketika hujan di alihfungsikan menjadi tempat sampah oleh masyarakat. Biasakanlah membuang sampah pada tempatnya.
Hal ini sudah saya lakukan, walaupun terkadang masih membuang sampah sembarangan tapi saya mencoba untuk lebih perduli terhadap lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
 
6.      Tidak meludah sembarangan.
Ini adalah perilaku yang sangat tidak baik, tidak sopan dan bahkan menjijikan. Orang yang melakukan hal ini adalah orang yang tidak sopan, seharusnya jika ingin meludah carilah tempat yang tepat seperti toilet. Saya sangat tidak suka jika ada orang meludah sembarangan, karena saya sendiri akan mencari tempat yang tepat untuk melakukan itu.
 
7.      Tidak memotong antrian.
Memotong antrian sangat tidak sopan. Walaupun kita dalam keadaan terburu-buru kita tetap harus menghargai orang lain yang sudah mengantri terlebih dahulu. Karena setiap orang juga mempunyai kepentingan masing-masing, oleh karena itu budayakan sikap antri.
Saya sering sekali mengalami ketika saya mengantri, orang lain mencoba menyerobot antrian saya. Biasanya ibu-ibu yang tidak sabaran, tetapi saya berusaha untuk sabar dan tidak melakukan hal yang sama.
 
8.      Bersendawa di depan banyak orang.
Bersendawa adalah hal yang wajar dilakukan oleh manusia, akan tetapi jika itu dilakukan di depan orang banyak perilaku seperti itu tidaklah wajar. Terlihat kurang sopan, tapi jujur saya pernah secara tidak sengaja bersendawa di depan orang banyak yaitu teman-teman saya. Untungnya semua teman  saya memakluminya, tetapi untuk lain kali saya tidak akan melakukannya.
 
9.      Mengucapkan terima kasih.
Hal ini sering kali lupa kita ucapkan ketika kita meminjam barang atau diberikan pertolongan oleh orang lain. Mungkin ini hal yang sepele tetapi jika kita mengucapkan terima kasih kepada orang yang membantu kita atau kita pinjam barangnya, orang tersebut pasti akan senang memberikan bantuannya kepada kita dan merasa dihargai. Hal ini saya selalu lakukan untuk menghargai orang lain yang sudah membantu saya.
 
10.  Memberikan tempat/ruang kepada orang yang membutuhkan.
Sering kali ketika berada di angkutan umum saya melihat orang-orang yang masih sehat tidak memberikan kesempatan kepada orang-orang yang membutuhkan seperti lansia, ibu hamil, dan ibu yang membawa anak untuk duduk. Mereka yang sehat seolah-olah menutup mata dan pura-pura tidak tahu ada orang yang lebih membutuhkan. Jika sudah ditegur barulah mereka sadar.
Ini pernah saya alami ketika menggunakan kereta jabodetabek. Seorang ibu-ibu lansia membawa cucunya tidak mendapatkan tempat duduk karena kereta dalam keadaan penuh. Disekeliling saya terutama untuk yang laki-laki tidak ada kesadaran untuk memberikan tempat duduk, malah mereka pura-pura tidur sambil mendengarkan music. Karena saya merasa masih kuat dan iba melihat ibu tersebut akhirnya saya memberikan tempat duduk saya untuk ibu dan cucunya.
 
11.  Menghormati orang yang lebih tua.
Sebagai orang yang lebih muda kita harus menghormati orang yang lebih tua. Seperti yang diajarkan sejak kecil, jika kita sedang berbicara dengan orang yang lebih tua tutur bahasa harus lebih sopan ketimbang kita berbicara dengan teman sebaya. Hal ini sudah saya lakukan.
 
12.  Mendengarkan pada saat orang lain berbicara.
Ketika seseorang berbicara kepada kita, hendaklah kita mendengarkan sebara baik-baik. Jangan mengacuhkan atau tidak memperdulikan orang tersebut, karena itu perilaku yang sangat tidak sopan. Ini sudah saya lakukan ketika seseorang berbicara kepada saya, saya berusaha mendengarkan secara baik.
 
13.  Tidak menyela atau memotong pembicaraan orang lain.
Apabila orang sedang berbicara sebaiknya kita tidak motong pembicaraan tersebut karena itu sangat tidak sopan. Sebaiknya dengarkan dulu orang berbicara ketika ada kesempatan barulah kita berbicara. Saya selalu berusaha untuk tidak memotong pembicaraan orang lain, walaupun tidak dipungkiri saya pernah melakukannya.
 
14.  Menghargai orang lain.
Jika kita ingin dihargai oleh orang lain, kita harus menghargai orang lain. Itu yang selalu saya terapkan dalam diri saya.
 
15.  Tidak berbicara saat sedang makan.
Walaupun banyak sekali orang yang ketika sedang makan mereka berbicara, perlu diketahui sebenarnya itu tidak baik. Seharusnya apabila kita ingin berbicara, selesaikan dahulu makanan kita kemudian baru berbicara. Jujur saya masih sering melakukan ini berbicara saat makan, tapi untuk kedepannya saya berusaha lebih baik lagi.
 
16.  Berdoa sebelum makan.
Sebagai seorang muslim, kita selalu diajarkan untuk membaca doa sebelum melakukan kegiatan apapun termasuk sebelum makan. Ini sudah saya lakukan bahkan menjadi kebiasaan saya ketika mau makan saya berdoa terlebih dahulu.
 
17.  Mengetuk pintu sebelum masuk ruangan.
Perilaku ini perlu dilakukan sebagai tanda permisi/meminta ijin sebelum masuk ke ruangan. Hal ini sudah saya lakukan ketika hendak masuk kedalam rumah, kelas atau ruangan untuk mengetuk pintu terlebih dulu.
 
18.  Memakai pakaian yang sopan di tempat umum.
Sebagai masyarakat Indonesia dengan budaya ketimuran, memakai pakaian yang sopan di tempat umum adalah hal yang wajib. Selain menjaga kesopanan itu juga menghindarkan kita dari hal-hal negative. Setiap saya berada di tempat umum saya selalu mengenakan pakaian yang sopan agar tidak mengundang hal-hal yang tidak diinginkan.
 
19.  Tidak bertamu ke rumah orang sampai larut malam.
Hal ini sangat tidak baik dan tidak sopan. Apabila ingin bertamu sebaiknya pilih waktu yang tepat seperti siang atau sore hari, dimana tidak mengganggu waktu si penghuni rumah. Untunglah saya jika ingin bertamu ke rumah teman atau saudara selalu memperkirakan waktu yang tepat agar tidak mengganggu yang punya rumah.
 
20.  Mengancungkan tangan ketika hendak bertanya.
Ketika berada di dalam sebuah diskusi, perilaku mengacungkan tangan ketiak hendak bertanya sangat penting dilakukan. Tidak langsung berbicara atua bertanya melainkan meminta ijin terlebih dulu dengan mengacungkan atau mengangkat tangan. Hal seperti ini sudah saya lakukan

 

http://world-danast.blogspot.com/2012/11/20-etika-perilaku-yang-berlaku-di.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s